Pages

Anda Pembaca Ke

Diberdayakan oleh Blogger.

Minggu, 05 Juli 2015

Apakah ini peranku ataukah peranmu

Malam ini, ketika jentikan jemariku berusaha menuangkan seluruh isi otak dan hatiku yang sudah tidak sejalan lagi, aku masih tidak percaya kalau ternyata aku begitu lihai dalam memainkan peran ini. Peran dimana aku menjadi sosok wanita yang sangat angkuh dimatamu. Sosok wanita yang amat menginginkan pelukanmu yang kini menjelama sebagai sosok wanita yang tidak sama sekali menginginkanmu. Sosok dimana aku ingin menjadi masa depanmu yang kini menjelma sebagai sosok yang berusaha lupa kalau diriku pernah menjadi masa lalumu. Entah bagaimana bisa aku memainkan peran seperti ini. Aku yang terlalu lihai dalam bermain peran atau dirimu yang sampai sekarang tidak mengenali perasaanku?
Aku tidak tahu, semua orang merasa heran padaku karena perpisahan kita ditengah kemesraan yang baru saja kita pamerkan, mereka seolah-olah ada dihubungan kita, padahal selama ini yang aku rasakan adalah kita memang ada dalam satu titik di mana keduanya harus saling melepaskan. Tak ada yang meninggalkan lebih dulu, hanya saja aku tidak cukup kuat untuk berjuang lebih keras lagi, makanya aku memilih menyerah dan melepaskanku. Aku tidak ingin berhenti memainkan peran ini. Aku sama sekali tidak menyesal telah memilih memainkan peran ini. Hanya saja aku tidak percaya kalau kamu begitu cepat membalas rasa angkuhku. Walau kadang terbesit dalam pikiranku, ini peranku atau peranmu? Ataukah kita sedang saling berperan berusaha membuat cerita yang berbeda dengan realita. Entahlah rasanya aku ingin cukup berada di sini tanpa peran apa-apa. Jadi penonton dari jauh dan tinggal menunggu waktu, siapa yang akhirnya tertawa lebih lepas dan lebih keras. Air mataku cukup sampai di sini, tangisku harus reda sekarang, dan izinkan aku memulai hidupku yang baru tanpa jeratan darimu.
Kamu tidak akan pernah mengerti ini semua, kalaupun kamu mengerti dan membaca ini, tentu kamu akan tertawa sangat kencang, menganggap semua berlebihan, kemudian mengabaikanku. Bahkan menertawakanku, kamu sangat bahagia kalau selama ini wanita yang kamu kejar-kejar ternyata hancur sendiri dibekangmu. Kalau boleh jujur, aku sangat kebingungan hingga saat ini, dan seluruh dunia seakan tak paham apa yang aku rasakan. Entah mengapa setiap hal yang aku lakukan selalu membuatku mengingat sosokmu.Kamu boleh bilang aku bodoh dan tolol, sejak mengenalmu, aku memang merasa makin bodoh dan tolol. Kamu membutakan semua dan menggelapkan pandanganku tentang cinta. Aku tak tahu mengapa pelukmu yang hangat itu selalu membuat aku merasa ingin pulang ke arahmu, meskipun sejak dahulu harusnya aku sadar; kamu bukan tempat pulang yang tepat.
Berminggu-minggu tanpamu akhirnya bisa aku lewati. Ternyata, beberapa minggu tidak bertemu denganmu tidak membuat aku mati. Aku masih mampu menjalani hidupku sendiri meskipun aku terus mengingatmu berkali-kali. Semua memang tak mudah, Tuan, aku mulai merangkak dan berjalan sendiri. Aku mencari duniaku lagi, membangun semua dari awal lagi, dan membiasakan diri untuk melangkah tanpa bisikan semangat darimu. Dan, selama beberapa minggu ini, aku bisa melewati itu semua. Mungkin hingga sampai saat ini aku harus terus memainkan peranku. Dan aku senantiasa berdoa kepada Yang Maha Kuasa bahwa aku ingin terus lihai dalam memainkan peran ini hingga aku lupa kalau aku sedang berperan.

Dari wanita angkuh yang dengan topengnya selalu mencacimaki dirimu, yang rela membasahi selimut tidurnya karena air mata yang jatuh untuk dirimu.


Dengan rasa angkuh



Nur Hasanah

Read more...
separador

Rabu, 26 November 2014

Selamat Hari PGRI Guru Tersayang Kami

Selamat Hari Petsatuan Guru Republik Indonesi untuk guru kami tercinta Ibu Ani Parangin-angin. Senantiasa kami panjatkan doa untukmu. Semoga Tuhan selalu melimpahkan rahmat dan karunianya untukmu, pahlawanku. Kami Menyayangimu.


Dengan Cinta


XII Akuntansi 2
Read more...
separador

Jumat, 13 September 2013

Lagi-Lagi Ini Tentangmu


Hey! Sudah lama aku tak mendengar suaramu, sudah lama juga pesanmu tidak mampir ke inbox handphone-ku. Apakah kau begitu sibuk? Apakah sudah ada seseorang yang lain? Secepat itukah? Ah, maafkan aku, jikalau aku telah meiliki penggantimu juga. Habisan, kau meninggalkanku begitu saja. Tanpa meninggalkan satupun alasan yang jelas. Entahlah yang ada dipikiranku saat ini bahwa kau telah bersamanya yang mungkin tidak lebih baik dariku atau mungkn sebaliknya. Tinggal tugasku kini pergi menjauhimu. Bertindak sepertimu. Meninggalkan semua kengangan dulu.

kini aku merasa aku bukan siapa-siapamu lagi, walaupun tak ada ucapan resmi dari pihak aku dan kamu. Namun kini segala keputusanmu bukan lagi hak aku untuk mengurusi, segala kepentinganmu bukan lagi kepentinganku. Selain jauh, kita juga sudah begitu berbeda dan dunia kita tidak berotasi pada poros  yang sama.

Siapa sosok penggantiku saat ini? Betapa beruntungnya dia bisa menjadi milikmu, betapa senangnya dia bisa menjadi penyebab tawamu, dan betapa serunya dia bisa masuk dalam hidupmu. Perlakukanlah dia baik, jangan erlakukan dia seperti aku yang kau diamkan/anggurkan/bahkan mungkin kau buang.

Untukmu, sesorang yang sempat menjadi penambang rindu dihatiku dengan semua kekonyolnmu.

Pernah beberapa kali aku meindkanmu, merapal namamu dalam doa, dan memikirkan kamu saat doa mengalir melalui ucapan dalam bibirku. Masih bolehkah aku melakukan hal-hal yang dulu aku lakukan saat masih bersamamu? Merindukanmu, meyayangimu, memperhatikanmu,dan mendoakanmu. Masih bolehkah aku menghubungimu secara berkala? Masih bolehkah aku memarahimu ketika kautak makan hingga malam menjelang? Masih bolehkah aku membentakmu ketika kau pulang hingga larut malam? Dan masih bolehkah aku merindukanmu meskipun kau kini telah bersama dia?

Rasanya semua kini berbeda. Kepribadianmu yang mengundang rasa simpatik-ku dan rasa cuek-ku yang membuatmu gigih untuk menjadkanku sosok yang kau percaya bisa membuat hidupmu lebih baik.. itulah awal dmana dulu kita bisa saling menyayangi. Tak peduli bagaimana ras sayang itu datang dan tiba-tiba saja mengetuk pintu hatimu dan hatiku. Awal yang sederhana, melalui pesan singkat, berlanjut kesambungan telepon, lalu kita saling bercerita dan berbagi. Betapa indahnya masa lalu, masa dimana masih ada kamu.

Masih ingatkah kamu kamu pada rekaman di handphone-ku atau handphone-mu yang berisi suar kita saat sedng berbicara melalui sambungan telepon? Aku tertawa cekikikan ketika mendengarmu menyanyikan lagu UTUH. Aku iseng menyuruhmu untuk menyanyikan lagu itu berulang-ulang, berkali-kali juga kamu mengulang lagu yang sama bahkan sampai kau kesal kepadaku. Karena ada hal lucu dilagu itu, yap berhubungan dengan masa lalumu. Dan jika aku meledekimu dengan hal itu kamu bisa sampai marah kepadaku. Dan masih banyak lagi kengan-kenangan dulu lainnya.

Jujur, aku sangat merindukan masa-masa itu.aku sangat rindu malam-malam dimana kamu menemaniku begadang. Aku rindu malam-malam dimana aku bisa terus mendengar suaramu yang mengantarku dalam lelap. Yaaa walaupu suaramu tak lembut, bahkan kadang suaramu tiak lebih bagus dari radio rusak. Tapi ya kau tau itu semua ulah sinyal yang mengusik kerinduan kita.

Bisakah kau berhenti menjual bayang-bayang? Aku benci kerika harus terus mengingatmu. Ketika bahkan kutau kau tak mengingatku! Bisakah kau berhenti merasuki malam-malamku? Aku takut ketika harus memikirkanmu. Ketika bahkan kusadar kau tak memikirkanku. Tolonglah... ini permintaan terakhirku. Bisakah kenangan tentangmu berhenti mengganggu hari-hariku? Aku muak dipermainkan kenangan! Aku bosan dipermainkan otakku sendiri! Aku lelah... aku sangat amat lelah.

Sempat terpikir untuk melupakan soskmu, sempat terencana untuk menghapus semua tentangmu, pernah terbesit harap untuk tak lagi merindukanmu, tapi ternyata untuk saat ini aku belum cukup kuat untuk melakukan itu. Aku terlalu lemah... utuk melupakanmu.

Dari wanita yang berjarak 1 tahun denganmu.
Dari wanita yang sempat kau percaya untuk masuk jauh kedalam kehidupanmu.
Dari wanita yang selalu dipermainkan oleh takdir dan kenangan.

Dengan rindu

Nur Hasanah
Read more...
separador

Tidak Sekokoh Batu Karang

Aku baru tahu ternyata kaumemiliki kemampuan unik. Kemampuan yang mungkin tidak dimiliki oleh mansi lainnya, membuat mata bengkak karena terlalu lama menangisi sesuatu yang sempat kausebut dengan mudah dan kau lupakan dengan mudah, kasih sayang.

Kedatanganmu begitu sempurna, kaumembawa bekal yang katanya sayang, menghampiriku dengan janji-janji bisu yang terlihat akan kautepati. Lalu, kita mencoba untuk berjalan bersama, "menutup telinga" dari banyak cemooh dan hujatan orang-orang yang tak tahu apa-apa tentang kita.

Akhir-akhi ini, kamu terlalu sibuk dengan sesuatu yang harus kaukejar dan kauraih. Tanpa memikirkan kesehatanmu. Bahkan kaumelupakan seseorang yang selalu berada di sampingmu. Kaumelupakan seseorang yang beberapa bulan terakhir bersedia menyiapkan telinganya untukmu, hanya untuk mendengar ceritamu. Kaumelupakan seseorang yang menjadi pelampiasan amarahmu, yang kausakiti hatinya saat kaulelah dengan semua rutinitasmu. Kaumelupakan seseorang yang berusaha meluangkan waktunya hanya untuk memastikan bahwa kesehatanmu terjaga dengan baik. Kaumelupakanku yang berusaha bertahan untukmu.

Sebenarnya, aku ini kauanggap apa? Sesekali kaumengemis, sesekali kauberlaku sadis. Seringkali kaubaik, seringkali kaupicik. Bisakah kau berhenti menjadikanku "boneka"? Aku seperti benda mati yang bisa kausakiti sesuka hati. Aku layaknya robot tak berperasaan yang bisa kaubodohi kapanpun kaumau.

Kali ini aku sadar, bahwa usaha "bertahan" yang kulakukan hanya kauanggap sebagai sampah. Usahaku hanya kauanggap sebagai sesuatu yang tak pantas kauhargai. Kauberubah menjadi seseorang yang kutakuti, menjadi manusia lain yang tak pernah kuketahui.

Aku sadar bahwa kaulebih mencintai duniamu daripada aku. Aku sadar bahwa kaulebih memikirkan keegoisanmu daripada kebahagiaanku. Semakin lama aku semakin yakin bahwa aku tak mampu lagi mengimbangimu. Aku tak mampu lagi menjadi sosok tegar yang mengokohkan langkah tegakmu. Bukankah hubungan ini tidaklah sekokoh batu karang?

Aku hanya masa lalu yang mencoba untuk menyadarkanmu, karena mungkin kaulupa bahwa ada seseorang yang membiarkan air matanya terbujur kaku dipipinya, hanya karena dia tidak ingin melihat perubahanmu, hanya karena dia MENYAYANGIMU.


Read more...
separador

Sama Saja Seperti Kisah Sebelum Aku

Kamu datang membawa banyak kenangan, membawa banyak janji lewat bisikan. Kauhangatkan hatiku yang dingin dengan sesuatu yang kausebut kasih sayang. Kaugenggam lembut perasaanku dengan sesuatu yang kausebut kisah nyata. Lalu, sosokmu masuk dalam hidupku; membawa warna berbeda dalam hari-hariku.

Aku sudah bosan dengan mata bengkak karena menangis, sudah bosan melamun karena disakiti, dan sudah bosan merasa lelah karena terlalu sering dibuat kecewa. Kamu kembali bisikan sesuatu lagi di telingaku, "Aku tidak akan berpaling." Kamu selalu mengaku begitu, kamu berjanji tak akan menyakitiku seperti beberapa orang yang lebih dahulu datang ke dalam hidupmu yang hanya kau permainkan.

Sayang, aku begitu memercayaimu. Ketika kaudatang membawa sesuatu yang menarik, mataku terlalu silau untuk mengawasi gerak-gerikmu. Pesonamu terlalu berkilau hingga membuatku buta segala. Hatiku kaukendalikan, perasaanku kaueratkan, dan hatiku kaupermainkan. Pelan-pelan, kamu semakin masuk ke dalam hidupku, kamu juga terlibat dalam nasibku. Kita semakin dekat karena percakapan-percakapan manis di ujung telepon, juga sebab kata-kata manismu dalam setiap obrolan bodoh kita di pesan singkat.

Suaramu mengalir di telingaku setiap malam. Menghujaniku dengan kata sayang, mengangkatku dengan kebahagiaan yang kaujanjikan, dan membawaku terbang ke mimpi-mimpi yang pernah kita rancang dengan begitu teliti dan teratur. Hadirmu membuat aku percaya bahwa kasih sayang tak melulu soal air mata. Membuat aku yakin kalau jarak tak menghalangi apapun. Kuikuti permainanmu, permainan yang tak kuketahui peraturannya. Aku masuk tanpa persiapan, ketika kaubawa aku berlari, berjalan, dan berhenti; aku masih tetap merasa baik-baik saja. Padahal, diam-diam, kausedang merancang sesuatu. Sesuatu yang ujung-ujungnya malah menyakitiku.

Kamu pernah berjanji, suatu hari nanti hanya kamulah yang bertahan untuk bersamaku. Kamu pernah berkata, bahwa sosokku hanya mampu diimbangi oleh sosokmu. Kamu pernah menjanjikan kita yang bahagia, yang nyata, yang tanpa luka. Tapi, nyatanya? Kamu mengikari janji-janji yang sempat membuatku berharap lebih. 


Ternyata aku dimatamu sama saja. Sama seperti yang lainnya, kau jadikan tempat persinggahan, yang ditinggal pergi; saat sedang sayang-sayangnya.
Read more...
separador

Minggu, 18 Agustus 2013

Aktiva Tetap


          Apa itu Aktiva Tetap?? Aktiva Tetap Menurut Standar Akuntansi Keuangan No.16 (2004:16.2) :
“Aktiva Tetap adalah aktiva berwujud yang diperoleh dalam bentuk siap pakai yang digunakan dalam operasi perusahaan, tidak dimaksudkan untuk  dijual dalam rangka kegiatan normal perusahaan dan mempunyai masa manfaat lebih dari satu tahun”.

 Sifat dari aktiva tetap diantaranya.
1.  Masa manfaatnya jangka panjang atau lebih dari satu tahun.
2. Dimiliki dan digunakan dalam operasi normal perusahaan untuk menghasilkan barang atau jasa. 
3. Tidak ditujukan untuk dijual kembali atau diperdagangkan untuk mendapatkan keuntungan dari penjualan aktiva tersebut.
 Bentuk aktiva tetap 

Aktiva tetap dapat dikelompokkan kedalam dua golongan yaitu 

 A. Aktiva Tetap Berwujud 

Pengertian Aktiva Tetap Menurut Standar Akuntansi
Zaki Baridwan (1992:271) mengungkapkan : “Aktiva tetap berwujud adalah aktiva-aktiva berwujud yang sifatnya relatif  permanen yang digunakan dalam kegiatan perusahaan normal”
 Jadi aktiva tetap berwujud ini mempunyai sifat permanen atau dengan kata lain dapat digunakan   dalam jangka waktu yang relatif lama. 
Aktiva tetap berwujud ini masih dibagi lagi menjadi : 
  • Aktiva tetap yang umurnya tidak terbatas, seperti Tanah/Land
  • Aktiva tetap yang umurnya terbatas dan apabila sudah habismasa penggunaannya bisa diganti dengan aktiva aktiva sejenis,   
misalnya : Bangunan/Land, Mesin/Machine,Peralatan/Equitment, Kendaraan/Automobile dan lain-lain. 
  • Aktiva tetap yang umurnya terbatas dan apabila sudah habismasa penggunaannya tidak dapat diganti dengan aktivasejenis, 
misalnya: sumber-sumber alam seperti hasiltambang, hutan, dan lain-lain.

B. Aktiva Tetap Tidak Berwujud  


Pengertian Aktiva tetap tidak berwujud menurut Standar Akuntansi
          Zaki Baridwan (1992:355) adalah : “Aktiva -aktiva yang umurnya lebih dari satu tahun dan tidak mempunyai bentuk fisik.
Kenpa tidak menpunyai bentuk fisik ?? Pada umumnya aktiva tetap tidak berwujud merupakan hak-hak yang dimiliki yang dapat digunakan lebih dari satu tahun”.

Menurut Standar Akuntansi Keuangan (2004:19.3): “Aktiva tidak berwujud adalah aktiva non moneter yang dapat diidentifikasi dan tidak mempunyai wujud fisik serta dimiliki untuk digunakan dalam menghasilkan atau menyerahkan barang atau jasa, disewakan kepada pihak lainnya, atau untuk tujuan administratif”.
 Aktiva tidak berwujud antara lain dapat berbentuk lisensi, merek dagang, (termasuk merek produk), hak paten, hak cipta, waralaba.

Penyusutan aktiva tetap berwujud

      penyusutan Menurut Standar Akuntasi Keuangan (2004:17.1): 
    “Penyusutan adalah alokasi jumlah suatu aktiva yang dapat disusutkan sepanjang masa    manfaat yang diestimasi”.
     Penyusutan untuk periode akuntansi dibebankan kependapatan baik secara langsung      maupun tidak langsung.
   Aktiva yang dapat disusutkan adalah aktiva yang :
  1. Diharapkan untuk digunakan selama lebih dari satu periode akuntansi.
  2. Memiliki suatu masa manfaat yang terbatas
  3. Ditahan oleh suatu perusahaan untuk digunakan dalam produksi atau memasok barang dan jasa, untuk disewakan atau untuk tujuan administrasi
  4. Faktor yang harus dipertimbangan dalam perhitungan besarnya biaya penyusutan suatu aktiva, yaitu

     Metode penyusutan Aktiva Tetap
  • Metode penyusutan garis lurus yang dipakai dalam perpajakan,hanya metode ini digunakan terhadap aktiva golongan bangunan 
Rumusnya adalah :  
         Penyusutan tiap tahun = Nilai Perolehan– Nilai Residu                                                                Umur Ekonomis
  • 2.               Metode Jumlah Angka Tahun Metode ini adalah salah satu metode penyusutan yang dipercepat.  Metode penyusutan ini tidak diperkenankan dalam perhitungan penghasilan kena pajak.
  • 3.    Metode Saldo Menurun Ganda Metode ini termasuk metode penyusutan yang dipercepat dan dapat dipakai dalam perpajakan . Tarif pajak dalam metode ini ditentukan terlebih dahulu dan besarnya sama setiap tahun.Penyusutan dihitung dangan mengalikan tarif dengan nilai buku yang sama kecil.
  •  4.    Metode Satuan Produksi Penyusutan terhadap beberapa Janis aktiva seperti   mesin, kendaraan lebih sesuai apabila metode satuan produksi yang digunakan.

           penyusutan per unit = Nilai Perolehan – Nilai ResiduTaksiran Jumlah Produksi 

           Penyusutan setahun = Jumlah produksi setahun x Penyusutan per unit.

  • 5.    Penyusutan grup dan Gabungan Untuk menghindari pekerjaan administrasi yang kecil-kecil,biasanya perusahaan memilih penyusutan denganmengelompokan aktiva ke dalam beberapa kelompok (grup). Dalam perpajakan kelompok ini disebut golongan harta. 

    Tarif penyusutan dihitung dengan rumus :
Tarif penyusutan Grup =
1 .Taksiran rata-rata umur grup aktiva
Deplesi
Deplesi ialah istilah yang digunakan dalam akuntansi untuk menyatakan penyusutan dalam usaha pertambangan dan pengusahahutan. Perpajakan menggunakan istilah lain untuk deplasi yaitu amortisasi.


Read more...
separador

Sabtu, 10 Agustus 2013

Tahu Diri



Hai masa laluku selamat bertemu lagi . Sejak kejadian itu aku sudah lama menghindarimu. Tapi nasib baik tidak berpihak kepadaku, sialku lah kau ada di sini.
Semenjak kejadian itu, saat cekcok kita berujung pada kata pisah sungguh tak mudah bagiku. Rasanya tak ingin bernafas lagi. jantung ini seakan tak ingin berdetak lagi. Bahkan untuk tegak berdiri di depanmu kini aku tak mampu lagi.
Sakitnya begitu menusuki jantung ini saat aku berusaha melawan cinta dan kasih sayang yang ada di hati.

Dan sampai akhirnya aku menyadari upayaku tahu diri tak selamanya semua usahaku untuk menghindari cinta yang datang kembali berhasil. Ditambah lagi apabila kau muncul terus begini, tanpa pernah kita bisa bersama. Itu hanya menyisakan sesak bagiku. Kita seperti dipermainkan oleh takdir. Pergilah, menghilang sajalah lagi. Enyah lah kau dari hidupku.

Bye selamat berpisah lagi. Meski sebenarnya mata ini masih ingin memandangimu. Tapi memang lebih baik kau tiada di sini.
Kau tau? Sungguh tak akan mudah bagiku untuk menghentikan segala khayalan gila. Dan yang selalau aku khayalkan adalah jika kelak kau ada disini, dan aku cuma bisa meradang menjadi yang di sisimu, membenci nasibku yang tak berubah. Tuhan….. inikah permainan yang kau jatuhkan kepadaku?  Ataukah ini hanya sebuah permainan takdir? Entahlah.

Dan seperti yang sudah aku katakan, pada akhirnya upayaku tahu diri tak selamanya menghindari takdir akan berhasil dan bisa merubah segalanya. Ditambah lagi apabila sosok kamu yang muncul terus begini, tanpa pernah kita bisa bersama. Bukankah itu hanya menyisakan sesak untukku. Yaaa aku sangat membenci takdirku.

Pergilah, menghilang sajalah lagi. Enyah lah kau dari perjalanan takdirku.
Berkali-kali kau berkata, kau utarakan kepadaku, kau cinta tapi tak bisa
Berkali-kali ku telah berjanji, bahkan bersumpah untuk menyerah.

Pergilah, menghilang sajalah… Enyah dari hidupku
Pergilah, menghilang sajalah… Enyah dari perjalanan takdirku
Pergilah, menghilang sajalah lagi… Enyahlah bersama dengan semua janji yang telah kau beri.



Read more...
separador

Followers